Hmm….siapa yang nggak kenal gossip yaa Fesmuser?  Hampir semua kalangan rasanya akrab dengan istilah yang satu ini. Dikutip dari wikipedia, Gosip atau desas-desus (Inggris: rumors) adalah selenting berita yang tersebar luas dan sekaligus menjadi rahasia umum di publik tetapi kebenarannya diragukan atau merupakan berita negatif. 

 Dalam agama Islam, gossip jelas dilarang.  Dalam lingkungan sosial pun, sebagai orang dewasa kita mengerti bahwa bergosip adalah sesuatu yang negatif.  Tapi sayangnya, hal itu tidak lantas membuat kita berhenti melakukan kegiatan yang satu ini, terutama saat berada di kantor.

Ada satu hal yang tanpa sadar sering kita lakukan, yaitu bergosip sebagai jembatan untuk mendekatkan diri dengan pihak-pihak yang dianggap berpengaruh di kantor, atau juga bergosip untuk memperluas “jaringan”, menjelekan pihak lain atau ingin menjatuhkan orang lain.

Pernah nggak sih kita berpikir kenapa bergosip atau ghibah itu dilarang?  Karena merugikan orang lain?  Jelas.  Tapi, kalau kita telaah lebih jauh, sebenarnya bergosip itu juga merugikan diri kita sendiri selain orang yang kita gosipkan lho.  Apalagi kalau urusannya sudah gosip di tempat kerja.

Ada beberapa bahaya yang bisa terjadi:

  1. Mencemarkan reputasi orang yang kita gosipkan
  2. Mencemarkan nama baik kita sendiri, sebagai orang yang tidak bisa dipercaya
  3. Menimbulkan suasana tidak nyaman untuk bekerja, dan masih banyak lagi
  4. Mempertaruhkan pekerja kita
    Ingat loch! klo bergosip itu saaat ini tidak hanya lewat obroalan langsung face to face, bisa saja bergosip melaului telephone, atau alat komunikasi lainnya. Nah! itu bisa direkam juga. Terlebih dari itu apabila kita bekerja di perusahaan besar, kaadang kala perusahaan  tidak hanya menyimpan CCTV bahkan bisa merekam pembicaraan pekerjanya, hal ini sering kali kita dengar istilah “dinding pun bisa mendengar” Nah! selain itu tanpa di sadari bergosip di social media, seperti Facebook, Instagram, Youtube dan lainnya seperti Whatsapp, Line, Telegram. Semuanya bisa dilacak Loh…
  5. Semua bukti bukti otentik digital sah secara hukum. Bisa bisa akibat bergosip mendapatkan surat cinta SP1 (Surat Peringatan 1) bisa langsung SP3 (diberhentikan) bahkan tuntutan hukum di pengadilan.
  6. Jadi trend digital juga bisa menjadi media gossip yang harus kita perhatikan. Jangan dimulai bergosip biar tidak menjadi kebiasaan buruk yak! Fesmuser. Berdiam diri dalam berkomentar baik langsung ataupun di media sosial akan menjadi lebih baik yak….. oleh Asti Novanda untuk fesblog

Gambar : pixaba,

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *