Disini ada beberapa jenis bentuk penututup aurat bagi muslimah di dari beberapa negara yang terkadang sama dan berbeda beda. Cerita hijaber di sini kita akan liat bagaimana perbedaan satu persatu ya, dari jenis jilabab ini

1. Hijab, ini kain yang menutupi secara umum tetapi sering digunakan untuk menggambarkan jilbab yang dikenakan oleh wanita Muslim. Syal ini tersedia dalam banyak gaya dan warna. Jenis yang paling umum dan biasa dipakai di dunia Barat meliputi kepala dan leher tetapi meninggalkan wajah saja.

2. Niqab adalah cadar untuk wajah yang menyisakan daerah sekitar mata yang dari penggunanya. Namun, mungkin dikenakan dengan kerudung sebagai tutup mata terpisah, tergantu Ini dikenakan dengan jilab yang menyertainya.

3. Burka adalah yang paling menyembunyikan semua wajah penggunanya. Ini adalah cadar satu bagian yang menutupi wajah dan tubuh, seringkali hanya menyisakan layar jala untuk dapat melihat.

4. Al-amira adalah jilab yang terdiri dua potong. Ini terdiri dari tutup rambut melekat di kepala, biasanya terbuat dari katun atau poliester, dan syal seperti tabung.

5. Shayla adalah syal panjang, persegi panjang yang populer di wilayah Teluk. Itu melilit kepala dan diselipkan atau ditempelkan di pundak.

6. Khimar adalah jilab panjang seperti jubah yang menggantung tepat di atas pinggang. Ini menutupi rambut, leher dan bahu sepenuhnya, tetapi tetap meninggalkan wajah yang penggunanya.

7. Chador, dikenakan oleh banyak wanita Iran saat berada di luar rumah, adalah jubah tubuh utuh. Seringkali disertai dengan jilbab yang lebih kecil di bawahnya.

Apapun jenis penututup aurat, yang penting dapat kita mengikuti aturan Al Quran dan Hadist, baik dalam berpakaian dan berperilakku dalam keseharian, agar membawa berkah dan ridho Illahi Robbi. ya sisters… Amin YRB

Categories: Fashion

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *