Daging domba sering kali kita temui saat idul adha, atau di tempat sate, gule, soto betawi, makanan timur tengah, ada banyak orang yang suka dan tidak sedit pula yang tidak menyenangi daging domba atau kambing ini. Padahal daging domba atau kambing sebagai sumber kaya vitamin, mineral, dan protein berkualitas tinggi, domba dapat menjadi komponen diet sehat yang sangat baik bagi tubuh kita, loch fesmuser. Ok kita bahas apa saja yang menjadi manfaat daging domba buat kita yak!

 

  1. Sebagai pemelihara dan pembentuk otot tubuh

Dari kandungan daging domba atau kambing ini dapat memilihara masa otot, tubuh kita, karena sumber protein berkualitas tinggi. Bahkan, mengandung semua asam amino yang kita butuhkan dan disebut sebagai sumber protein “lengkap”. Protein berkualitas tinggi sangat penting untuk pemeliharaan massa otot, terutama pada orang tua.

Asupan protein yang tidak memadai dapat mempercepat dan memperburuk pemborosan yang berkaitan dengan usia, meningkatkan risiko sarcopenia, suatu kondisi buruk yang terkait dengan massa otot yang sangat rendah.

Dalam konteks gaya hidup sehat dan olahraga yang cukup, konsumsi daging domba secara teratur, atau makanan berprotein tinggi lainnya, dapat membantu mempertahankan massa otot.  Selain itu berfungsi sangat baik untuk otot hal ini dikarenkan mengandung asam amino yang disebut beta-alanin, yang digunakan tubuh untuk menghasilkan carnosine, zat yang penting untuk fungsi otot. Beta-alanin ditemukan dalam jumlah tinggi dalam daging, seperti daging domba, daging sapi. Tingginya kadar carnosine pada otot manusia telah dikaitkan dengan penurunan kelelahan dan peningkatan kinerja latihan.

Untuk alasan ini, konsumsi daging domba secara teratur, atau makanan lain yang kaya akan beta-alanin, dapat menguntungkan atlet dan mereka yang ingin mengoptimalkan kinerja fisik mereka.

Domba dapat meningkatkan fungsi otot, stamina, dan kinerja olahraga.

 

  1. Sebagai Pencegahan Anemia

Anemia adalah kondisi umum, ditandai oleh jumlah sel darah merah yang rendah dan penurunan kapasitas pembawa oksigen darah, gejala utamanya adalah kelelahan dan kelemahan.

Kekurangan zat besi adalah penyebab utama anemia, tetapi dapat dengan mudah dihindari dengan strategi diet yang tepat. Daging adalah salah satu sumber makanan terbaik dari zat besi. Tidak hanya mengandung heme-iron, bentuk besi yang sangat bioavailable, juga meningkatkan penyerapan zat besi non-heme, bentuk besi yang ditemukan pada tumbuhan. Efek daging ini tidak sepenuhnya dipahami dan disebut sebagai “faktor daging” (38).

Sederhananya, makan daging dapat menjadi salah satu strategi diet terbaik untuk mencegah anemia defisiensi besi.

Sebagai sumber kaya zat besi yang sangat tersedia, daging domba muda dapat membantu mencegah anemia.

 

Nah! Jadi kita sekarang tahu betul daging domba ini sangat bermanfaat, tapi ingat jangan konsumsi secara berlebihan, terus tidak memakan jeroan dari domba ini, karena jeroan dan lemak domba itu itu mengandung banyak kelesterol yang tidak baik buat kesehatan. Kombinasi konsumsi daging dengan sayuran serta buah-buahan, olah raga teratur, juga istirahat yang cukup. Agar kita selalu siap untuk melakukan tugas ibadah kita kepada Allah SWT. Amin…

 

Saduran tulisan Atli Anarson Phd. dari  https://www.healthline.com/nutrition/foods/lamb#section1

Photo source Pixels & IG @sate.rizky

Categories: Informasi Lifestyle

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *