Sudah berapa waktu ini kita menghadapi kondisi pandemi karena adanya virus corona atau covid 19.
Hampir semua lini bisnis terkena imbasnya bersama dengan adanya pandemi ini. Termasuk sektor Fashion yang sedang menghadapi keadaan yang terbilang cukup sulit ini.
Di tengah situasi pandemi berbagai cara dilakukan untuk bisa bertahan dalam bisnis dari pengurangan tenaga kerja, beralih dengan buat produksi makanan dan minuman, atau jualan lebih ke online.

Para designer dan fashionpreneur harus tetap bertahan dimasa pandemi dimana tantangan kebutuhan Fashion menjadi yang utama karena masyarakat saat ini lebih cendrung focus pada kebutuhan, makanan minuman, dan hal kebutuhan mendasar lainnya yang terkait dengan kesehatan.
Akibat dari bencana ini adalah merosot nya bisnis fashion jauh kebawah. Designer dituntut cerdas menyikapi hal ini. Sehingga pelaku fashion seperti designer dan fashionprener harus bisa tetap berkarya dan invotif.

Nah! fesmuser ini beberapa insight dari Ibu Hanni Haerani. S.SOS. MM salah satu manager di Islamic Fashion Institute Bandung, beliau mengungkapan mengenai trend Fashion bisa terinspirasi dari banyak hal salah satunya bisa mengambil dari isue isue yang saat ini terjadi seperti hal nya pandemi virus covid-19. Gaya hidup baru setelah kita mengalami pandemi virus corona, akan berbeda, hal ini sering di sebut dengan “The New Normal” ini juga mempengaruhi trend Fashion mendatang. Dimana pada akhir tahun 2020 ini nampaknya trend fashion dunia akan kompak terinspirasi dari isue yang saat ini sedang melanda dunia. Apapun yang berhubungan dengan pandemi virus covid-19. Entah design dari warna diinspirasi dari gambaran micrososopic virus corona itu sendiri, atau hal lainnya yang bisa terkait dengan virus tersebut.

Strategi menangkap keinginan pasar dan memenuhi kebutuhan mereka haruslah tepat. Saat ini orang akan berfikir panjang untuk hanya sekedar berbelanja satu barang yang menfaatnya kurang.
Salah satu cara cerdas memilih membuat masker dan OPD (Outer Pelindung Diri) stylist sebagai upaya memperpanjang usia bisnisnya. Hal ini kemungkinan besar ini akan jadi trend akhir tahun 2020. Selian itu penggunaan masker menjadi hal wajib untuk semua orang, makanya peluang bikin masker stylist yang indah di liat, tidak pasaran, dan tetep berfungsi baik. Salah satu yang trend juga hijab maker yang langsung ada maker, menjadi cukup bumming.
Pastinya dipadu padan dengan hijab yang senada atau satu motive. Bahan yang aman dari droplet tapi tetep nyaman.
Terkait dengan warna nampaknya belum ada patokan khusus.
Designer masih memakai material dan warna dari stock koleksi yang sudah ada sebelumnya, dengan bahan yang lebih bisa menjaga kesehatan.

Nah! itu tadi insight dari Ibu Hanni Haerani, semoga kita semua diberikan kemampuan menghadapi semua cobaan ini serta selalu dalam lindungan Allah SWT, amin

Photo personal collection
by Hanni Haerani with wardrobe OPD by @maisongadiza

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *